Fasilitator

GEMBONG SUWITO

Wito adalah Sarjana Teknik — lulusan Teknik Industri, Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS) — yang memutuskan untuk menjadi professional dan praktisi dalam Pasar Modal Indonesia. Dia memulai kariernya sebagai seorang Analis pada perusahaan Future yang menganalisa pergerakan forex dan komoditas. Kemudian Wito terjun pada dunia pasar modal Indonesia sebagai seorang trader saham. Pergerakan market yang fluktuatif baik di future maupun di Bursa Efek Indonesia menjadikan dia seorang yang dapat memahami market secara komprehensif.

Pengalaman perjalanan pahit dan manisnya dunia trading selama ini dan kenyataan menjamurnya model investasi bodong dengan tawaran return pasti yang menelan banyak korban karena ketidaktahuan informasi mengenai investasi yang benar dan legal menjadi penggerak Wito untuk masuk ke dunia Pasar Modal Indonesia dengan spesialiasi produk Reksadana. Bergabung dengan PT. Panin Asset Manajemen di Divisi Sosial dan Edukasi menjadi jalan bagi Wito untuk berbagi informasi dan edukasi ke masyarakat Indonesia tentang pentingnya berinvestasi pada produk investasi yang legal dan benar sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa dan Keuangan (OJK).

Kompetensi Wito pada bidang Perencanaan Keuangan dan Investasi dapat dilihat dari sertifikasi yang dia peroleh yaitu Certified Financial Planner (CFP), Qualified Wealth Planner (QWP), Associate Estate Planning Practitioners (AEPP) serta Certified International Sales Intelligence (CISI) dalam bidang Sales dari PASAS Singapore. Gaya pembawaan training dan bicara yang powerful, fun dan aplikatif menjadi ciri khas dari Wito. Dia telah memberikan training dan seminar pada berbagai lembaga dan perusahaan baik lokal atau multinasional. Beberapa perusahaan dan komunitas yang telah mengundang Wito adalah BPJS Ketenagakerjaan, Pertamina, TNT, Kompas Gramedia dan Komunitas Pensiun Gaul.

Wito mempunyai keinginan kuat untuk menjadikan Masyarakat Indonesia Sadar Finansial dan meningkatkan pemahaman mereka mengenai produk investasi Pasar Modal Indonesia sehingga pada akhirnya masyarakat tersebut menjadi investor Pasar Modal Indonesia. Impian terbesarnya adalah melihat jumlah investor dan dana kelolaan investor Indonesia lebih dominan dibanding Investor Asing.


Kembali ke halaman Fasilitator...